Jumat, 12 Agustus 2016

SAP Gizi Seimbang



SATUAN ACARA PENYULUHAN "GIZI SEIMBANG"

Pokok Bahasan          :  Gizi Seimbang
Sub pokok bahasan    :
1.      Pengertian Gizi Seimbang
2.    Fungsi Gizi Seimbang
3.    Akibat Tidak Terpenuhinya Gizi Seimbang
Waktu                                       : 12 April 2016 jam 16.45 s.d selesai
Tempat                                     : BPM Dian Nuringtyas
Sasaran                                    : Ny.A
Penyuluh                                  : Rizky Damayanti
A.     Tujuan Instruksional Umum         :          
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan mengenai gizi seimbang diharapkan Ny. A mengerti dan memahami tentang gizi seimbang.
B.     Tujuan Instruksional Khusus        :
Setelah dilakukan penyuluhan 1 x 25 menit, diharapkan Ny.A mampu :
1.    Menjelaskan tentang pengertian gizi seimbang.
2.    Menyebutkan fungsi makanan gizi seimbang.
3.    Menyebutkan akibat tidak terpenuhinya gizi seimbang.
C.     Metode                  :
Ceramah dan Tanya Jawab  
D.     Media                    :
Leaflet
E.     Pelaksanaan          :          
No
Tahap
Waktu
Kegiatan Penyuluh
Metode
1


2









3
Pembukaan




Isi









Penutup
5 menit




15 Menit









5 Menit
·          Salam
·          Memperkenalkan diri
·          Menyebutkan tujuan penyuluhan

·          Menjelaskan pengertian gizi seimbang
·          Menjelaskan fungsi gizi seimbang
·          Menjelaskan akibat tidak terpenuhinya gizi seimbang

·          Menarik kesimpulan
·          Mengevaluasi
·          Salam penutup
Ceramah




Ceramah dan Tanya jawab






Ceramah dan Tanya jawab

F.     MATERI
1.    GIZI SEIMBANG
Pengertian Gizi Seimbang
Gizi seimbang adalah  keseimbangan antara zat-zat penting yang terkandung di dalam makanan maupun minuman yang dikonsumsi oleh seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang harus makan makanan dan minum minuman yang mengandung tiga zat gizi utama yang cukup jumlahnya, baik zat tenaga, zat pembangun maupun zat pengatur. Tidak seimbang ataupun kurang asupan gizi akan dapat mempengaruhi tubuh seseorang.

2.    Fungsi Makanan Gizi Seimbang
a)    Zat Tenaga
Makanan sebagai zat tenaga (Karbohidrat dan Lemak) adalahmakanan yang berfungsi untuk menghasilkan tenaga, untuk aktifitas sehari-hari, contohnya berkerja dan berolahraga. Zat sumber pembangkit tenaga dalam tubuh kita bisa didapatkan dari padi-padian, tepung-tepungan, umbi-umbian, dan lain sebagainya. Berfungsi sebagai pemberi energi/tenaga untuk kegiatan hidup manusia. Makanan yang mengandung zat tenaga antara lain : beras, mie, kentang, singkong, jagung, roti dan sagu.
b)    Zat Pengatur
Makanan sebagai zat pengatur (Vitamin dan Mineral) adalah makanan yang berfungsi sebagai pengatur organ-organ tubuh untuk melaksanakan fungsinya secara teratur. Zat pengatur dalam tubuh bisa kita dapatkan dari sayur-mayur dan buah-buahan. Fungsi utama dari zat pembangun adalah untuk memberi tubuh perlindungan maksimal terhadap serangan penyakit. Makanan yang mengandung zat pengatur antara lain : kangkung, daun singkong, bayam, sawi hijau, kacang panjang, jeruk, pepaya, nanas, nangka, mangga dan lain-lain.
c)    Zat Pembangun
Makanan sebagai zat pembagun (Protein) adalah makanan yang berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan. Zat pembangun di dalam tubuh bisa kita dapatkan dari protein hewani dan nabati seperti kacang-kacangan, susu, keyu, yoghurt, dan lain-lain. Zat pembangun sangat berguna untuk meregenerasi sel-sel yang mati agar bisa berganti dengan yang baru. Makanan yang mengandung zat pembangun antara lain : tempe, tahu, ikan asin, udang, telur, ayam, daging, hati, kacang hijau dan lain-lain.
3.    Akibat Tidak Terpenuhinya Gizi Seimbang
Tabel. Kelebihan dan Kekurangan Zat Gizi
No
Zat gizi
Kelebihan
kekurangan
1
karbohidrat
Gula darah meningkat, Diabetes, Obesistas, Jantung, Gangguan pada pembuluh darah (Cardiovaskuler), Hipertensi
Malnutrisi, Kurus, Lemah, Tidak ada energi, Gangguan metabolisme otak, Busung lapar
2
Protein
Gangguan ginjal beban kerja hati
Mudah sakit, Gangguanmetabolisme tubuh
3
Lemak
Obesitas, Kolesterol tinggi, Penyempitan pembuluh darah.
Busung lapar, Kekurangan vitamin yang larut dalm lemak (A,D, E, K), Penurunaan daya tahan tubuh, Kurang tenaga, Gangguan tumbuh kembang
4
Mineral

Penumpukan zat besi berakibat pada gangguan kerja organ, diare, muntah-muntah, talasemia, dan Gangguan metabolisme tubuh.
Kurang zat besi berakibat penurunan konsentrasi dan IQ, Mudah sakit dan Tidak nafsu makan dan juga anemia.
Kurang yodium berakibat penyakit gondok
5
Vitamin A
Sakit kepala dan gangguan pada sendi, dan pada tingkat yang sangat berat dapat menyebabkan gangguan jiwa
Gangguan pembentukan hormon seks yang terkait dengan produksi sperma menjadi edikit, Mata meradang, Mudah lemah, Kulit kusam
6
Vitamin B
Dapat mengakibatkan kerusakan otak dan dapat menyebabkan mual (bila diminum dengan dosis berlebihan)
Gangguan aktivitas enzim dan metabolisme, Gangguan produksi testosterone (hormone seks yang membangkitkan libido)
7
Vitamin C
Membuat kontraksi usus lebih terangsang dan menyebabkan diare
Nyeri pada otot, Kerusakan pembuluh darah, dan Proses metabolisme protein dan lemak terhambat, nafsu makan berkurang, nyeri otot, kulit kusam
8
Vitamin D
Dapat merusak ginjal dan hati
Dapat menyebabkan penyakit tulang yaitu rakitis dan osteomalasia
9
Vitamin E
Dapat meningkatkan tekanan darah
Gangguan pembentukan hormon seks yang membuat berkurangnyagairah seksual
10
Vitamin K
Dapat menyebabkan mual
Menghambat proses pembekuan darah, Perdarahan, dan Menghambat penyembuhan luka,

 LEAFLET GIZI SEIMBANG KLIK DISINI

TERIMAKASIH, SEMOGA BERMANFAAT :)

Leaflet SAP gizi seimbang


SAP Personal Hygiene (Kebersihan Genetalia)



SATUAN ACARA PENYULUHAN "PERSONAL HYGIENE (MENJAGA KEBERSIHAN ALAT GENETALIA)"

Pokok Bahasan          :  Personal Hygiene (menjaga kebersihan alat genetalia)
Sub pokok bahasan    :
1.      Pengertian Personal Hygiene
2.    Tujuan Personal Hygiene
3.    Cara Menjaga Kebersihan Genetalia
Waktu                                       : 12 April 2016 jam 16.45 s.d selesai
Tempat                                     : BPM Dian Nuringtyas
Sasaran                                    : Ny.A
Penyuluh                                  : Rizky Damayanti
A.     Tujuan Instruksional Umum         :          
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan mengenai personal hygiene cara menjaga kebersihan alat genetalia diharapkan Ny. A mengerti dan memahami tentang personal hygiene menjaga kebersihan genetalia.
B.     Tujuan Instruksional Khusus        :
Setelah dilakukan penyuluhan 1 x 25 menit, diharapkan sasaran mampu :
1.    Menjelaskan pengertian personal hygiene
2.    Menyebutkan dan menjelaskan tujuan personal hygiene
3.    Menyebutkan dan menjelaskan cara menjaga kebersihan alat genetalia
C.     Metode                  : Ceramah dan Tanya Jawab  
D.     Media                    : Leaflet
E.     Pelaksanaan          :          
No
Tahap
Waktu
Kegiatan Penyuluh
Metode
1


2









3
Pembukaan




Isi









Penutup
5 menit




15 Menit









5 Menit
·          Salam
·          Memperkenalkan diri
·          Menyebutkan tujuan penyuluhan

·          Menjelaskan pengertian personal hygiene
·          Menyebutkan dan menjelaskan tujuan personal hygiene
·          menjelaskan cara menjaga kebersihan genetalia

·          Menarik kesimpulan
·          Mengevaluasi
·          Salam penutup
Ceramah




Ceramah dan Tanya jawab






Ceramah dan Tanya jawab
F.     Materi
1.   Pengertian Personal Hygiene
Personal hygiene (kebersihan perorangan) adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis.
2.   Tujuan Personal Hygiene
a)    Meningkatkan derajat kesehatan seseorang.
b)    Memelihara kebersihan diri seseorang.
c)    Memperbaiki personal hygiene yang kurang.
d)    Pencegahan terhadap penyakit.
e)    Meningkatkan percaya diri seseorang.
f)     Menciptakan keindahan.
3.   Cara menjaga kebersihan genetalia
a)    Mencuci alat genetalia dengan air mengalir dengan cara dari arah depan ke belakang
b)    Jangan menggunakan alat pembersih kimiawi tertentu karena akan merusak keasaman vagina yang berfungsi menumbuhkan bakteri atau kuman yang masuk. Demikian juga tidak diperbolehkan menggunakan deodorant atau spray, cairan pembasuh (douches), sabun yang keras, serta tissue yang berwarna dan berparfum.
c)    Mengeringkan dengan handuk kering atau tissue kering setiap setelah mencuci alat genetalia
d)    Selalu gunakan celana dalam yang bersih dan terbuat dari bahan katun dan ganti pembalut minimal 3 kali sehari atau jika dirasa pembalut atau celana dalam sudah lembab.
e)    Jaga kebersihan alat genetalia setiap setelah Buang Air Kecil (BAK) maupun Buang Air Besar (BAB).
G.    Evaluasi
1.      kapan menjaga kebersihan genetalia dilakukan?
2.      Bagaimana cara mencuci alat genetalia yang benar?
leaflet personal hygiene (kebersihan genetalia) lihat disini


Terimakasih, Semoga Bermanfaat.

leaflet personal hygiene (kebersihan genetalia)

SAP KB Suntik 3 Bulan


SATUAN ACARA PENYULUHAN
KB SUNTIK 3 BULAN

Topik        : KB Suntik 3 bulan Depo Medroksi Progesteron
Sasaran    : Ny. A
Waktu      :  Alokasi waktu 1 x 30 menit
Tempat     BPM Dian Nuringtyas
Penyuluh  Rizky Damayanti

A.  Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan Ny.A dapat :
1.   Menjelaskan tentang pengertian DMPA
2.   Menjelaskan tentang efektivitas DMPA
3.   Menjelaskan tentang cara kerja DMPA
4.   Menjelaskan kuntungan dan kerugian DMPA
5.   Indikasi dan Kontraindikasi
6.   Waktu mulai pemberian
7.   Efek samping
8.   Spotting
B.  Metode
Ceramah dan tanya jawab
C.  Media
Leaflet




D.  Pelaksanaan
No
Tahap
Waktu
Kegiatan Penyuluh
Metode
1.




2.
















3.
Pembukaan




Isi
















Penutup
5 menit




20 Menit
















5 Menit
·          Salam
·          Memperkenalkan diri
·          Menyebutkan tujuan penyuluhan

·          Menjelaskan tentang pengertian DMPA
·          Menjelaskan tentang efektivitas DMPA
·          Menjelaskan tentang cara kerja DMPA
·          Menjelaskan keuntungan dan kerugian DMPA
·          Indikasi dan Kontraindikasi
·          Waktu mulai pemberian
·          Efek samping
·          Spotting

·          Menarik kesimpulan
·          Mengevaluasi
·          Salam penutup
Ceramah




Ceramah dan Tanya jawab














Ceramah dan Tanya jawab

E.  Materi
1.    Definisi
Depo medroksi progesteron merupakan salah satu alat kontrasepsi suntikan yang hanya mengandung progestin yaitu 150 mg Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) yang diberikan tiap 3 bulan dengan cara di suntik IM (didaerah bokong). (Syaifudin, 2003:MK-40)
2.    Efektivitas
DMPA mempunyai efektifitas tinggi dengan 0,3 kehamilan per 100 perempuan dalam 1 tahun, asal penyuntikan dilakukan secara teratur sesuai jadwal yang ditentukan. (Syaifuddin, 2003 : MK-41).
3.    Cara kerja
a.   Mencegah ovulasi (masa subur)
b.   Lendir cerviks yang kental
c.   Mengurangi kecepatan ovum melalui tuba fallopi

4.    Keuntungan
a.   Mudah digunakan,
b.   Aman, tidak mempunyai efek yang serius terhadap kesehatan.
c.   Sangat efektif,
d.   Tidak mengganggu produksi ASI

5.    Kerugian
a.   Pola perdarahan tidak teratur
b.   Bertambahnya jerawat dan perubahan MOOD
c.   Suntikan tidak dapat ditarik lagi
d.   Diperlukan penyuntikan yang teratur
e.   Tidak ada perlindungan terhadap penyakit menular seksual/ HIV. (Speroff, 2003:191)
6.    Indikasi
a.   Usia reproduksi (ramaja sampai wanita usia 40 tahun)
b.   Nulipara dan yang telah mempunyai anak
c.   Menghendaki kontrasepsi jangka panjang dan yang memiliki efektifitas tinggi
d.   Menyusui dan membutuhkan kontrasepsi yang sesuai
e.   Telah banyak anak namun belum menghendaki tubektomi
f.    Perokok ,
g.   Tekanan darah < 180/110 mmHg, dengan masalah gangguan pembekuan darah.
h.   Menggunakan obat epilepsy (fenitoin dan barbiturat) atau obat TBC (rifampisin).
i.    Mendekati usia menopause yang tidak mau atau tidak boleh menggunakan pil kontrasepsi kombinasi.
7.    Kontra Indikasi
a.   Hamil atau dicurigai hamil.
b.   Perdarahan pervaginam yang belum jelas penyebabnya.
c.   Tidak dapat menerima terjadinya gangguan haid
d.   Menderita kanker payudara atau riwayat kanker payudara.
e.   Perdarahan pervaginam yang tidak diketahui penyebabnya
8.    Waktu Mulai Menggunakan Kontrasepsi Suntikan DMPA
a.   Mulai hari pertama sampai hari ketujuh siklus haid.
b.   Pada ibu yang tidak haid injeksi pertama dapat diberikan setiap saat asalkan saja ibu tersebut tidak hamil, dalam 7 hari setelah suntikan tidak boleh melakukan hubungan seksual. 
c.   Ibu yang menggunakan kontrasepsi hormonal lain dan ingin mengganti dengan kontrasepsi suntikan. Bila ibu telah menggunakan kontrasepsi hormonal sebelumnya secara benar, dan ibu tersebut tidak hamil, suntikan pertama dapat segera diberikan. Tidak perlu menunggu sampai haid berikutnya datang.
d.   Bila ibu sedang menggunakan jenis kontrasepsi jenis lain dan ingin menggantinya dengan jenis kontrasepsi suntikan yang lain lagi kontrasepsi suntikan yang akan diberikan dimulai pada saat jadwal kontrasepsi suntikan yang sebelumnya.
e.   Ibu yang menggunakan kontrasepsi nonhormonal dan ingin menggantinya dengan kontrasepsi hormonal, suntikan pertama kontrasepsi hormonal yang akan diberikan dapat segera diberikan, asal saja ibu tersebut tidak hamil dan pemberiannya tidak perlu menunggu haid berikutnya datang. Bila ibu di suntik setelah hari ke 7 haid, ibu tersebut selama 7 hari setelah suntikan tidak boleh melakukan hubungan seksual.
f.    Ibu tidak haid atau ibu dengan perdarahan tidak teratur suntikan pertama dapat diberikan setiap saat asal saja ibu tersebut tidak hamil, dan selama 7 hari setelah suntikan tidak boleh melakukan hubungan seksual.
9.    Efek Samping
a.   Keluhan subyektif (mual, pusing, sakit kepala, muntah)
b.   Perubahan berat badan
c.   Amenorhea
d.   Perdarahan bercak ( Spotting )
10.  Spotting
Spotting adalah bercak-bercak perdarahan di luar haid yang terjadi selama akseptor mengikuti KB suntik dan berlangsung lebih dari 8 hari. Hal ini biasa terjadi pada awal-awal penggunaan KB suntik 3 bulan.
Gejalanya : perdarahan berupa bercak-bercak ringan.
Penyebab : hal ini disebabkan karena ketidak seimbangan dan peningkatan hormon progesteron dalam tubuh sehingga pembuluh vena kecil dalam endometrium melebar dan rapuh yang mengakibatkan terjadinya perdarahan bercak.
Penanganannya :
a.   Informasikan bahwa perdarahan ringan sering dijumpai, tetapi hal ini bukanlah masalah serius dan biasanya tidak memerlukan pengobatan.
b.   Bila klien tidak dapat menerima perdarahan tersebut dan ingin melanjutkan suntikan, maka dapat disarankan 2 pilihan pengobatan :
1)     1 siklus pil kontrasepsi kombinasi (30-35 µg etinilestradiol), ibuprofen (sampai 800 mg, 3x/hari untuk 5 hari) jelaskan bahwa setelah pemberian pil kontrasepsi kombinasi dapat terjadi perdarahan.
2)     Bila terjadi perdarahan banyak selama pemberian suntikan ditangani dengan pemberian 2 tablet pil kontrasepsi kombinasi/hari selama 3-7 hari dilanjutkan dengan 1 siklus pil kontrasepsi hormonal, atau diberi 50 µg etinilestradiol atau 1,25 mg estrogen equin konjugasi untuk 14-21 hari.
F.  Evaluasi
1.    Apa saja efek samping KB suntik 3 bulan?

2.    Apa itu spotting?
     leaflet kb suntik 3 bulan klik disini

    terimakasih, semoga bermanfaat. :)
l